Ulasan Fundamental
Perdagangan currency sampai penutupan pasar AS, dolar berhasil bertahan dari tekanan major currency, kecuali oleh pound. Faktor pendorong penguatan dolar ini selain disinyalir adanya aksi profit taking oleh para investor, juga didukung oleh terkoreksinya harga minyak dunia menembus kembali level $ 130 per barel. Sedangkan poundsterling kembali menunjukan dominasinya sampai penutupan karena penurunan data ekonomi retail sales U.K tidak seperti yang dikhawatirrkan sebelumnya hanya sebesar 0.2 persen dari perkiraan sebelumnya 0.5 persen. Spekulasi kemungkinan kenaikan suku bunga BOE turut pula mendukung the cable berjaya.
Untuk perdagangan currency hari ini fokus pasar akan menantikan serangkaian data ekonomi baik dari kawasan Eropa ataupun dari Amerika sendiri. Pergerakan dolar diperkirakan akan melemah diakhir pekan ini, masalah stagflasi ekonomi Amerika, ketidakjelasan interest rate outlook the fed, serta meroketnya harga minyak dunia akan menjadi faktor yang bisa memberatkan the greenback. Sedangkan disisi lainya baik pihak ECB ataupun BOE justru berpotensi akan mempertahankan kebijakan suku bunga tingginya dalam usaha meredam gejolak inflasi yang terjadi di kedua kawasan tersebut.
No comments:
Post a Comment